People dan Process dalam Masa Transisi menuju New Normal

By: | Tags: | Comments: 0 | June 30th, 2020

Ruth Berliana/ Partner in Management and Technology Services, Vibiz Consulting
================================================================================================

Bagaimana persiapan tim Anda menuju New Normal Life? (Baca: Mempersiapkan Bisnis Memasuki New Normal Life). Ada 2 hal yang ingin saya bahas kali ini yaitu mengenai people dan process. Kedua hal ini akan sangat terdampak pada saat Anda memasuki New Normal Life sebab Anda akan memasukkan protokoler kesehatan ke dalam workplace Anda.

People

Hampir dapat dipastikan bahwa semua pekerja akan sangat berhati-hati ketika kembali ke tempat kerja, sehingga penting untuk segera melakukan perubahan baik dari segi prosedur maupun policy. Semuanya demi kepentingan para pekerja.

Dimulai dari top level. Hal pertama yang sangat penting untuk Anda pastikan adalah bagaimana semua management team memiliki satu suara mengenai setiap perubahan yang diberlakukan pada masa transisi ini. Satu saja dari anggota tidak mematuhi prosedur yang baru, maka ini akan memberikan dampak yang kurang baik bagi seluruh karyawan. Setelah itu, penting untuk memastikan semua pemimpin juga memiliki pemahaman yang sama. Memasuki New Normal Life, memang membutuhkan peran para pemimpin untuk dapat membangun sebuah budaya kerja yang baru.

Crisis Management Team. Anda masih memiliki Crisis Management Team? Tim ini dapat Anda fungsikan untuk menjadi tim yang mempersiapkan semua pekerja untuk memasuki masa transisi. Tim ini dapat membuat sebuah checklist yang berisikan hal apa saja yang harus segera mengalami penyesuaian, seperti pemeriksaan suhu tubuh pekerja, budaya kerja, jam kerja, kondisi ruang kerja, serta segala sesuatu yang berkaitan dengan protokoler kesehatan.

Mengubah budaya kerja. Penting bagi perusahaan untuk segera membuat perubahan budaya kerja, terutama budaya kerja yang mengharuskan para pekerja untuk bertatap muka. Namun budaya kerja yang telah kuat, dapat ditekankan untuk kembali membangkitkan kebersamaan untuk meningkatkan produktivitas.

Meninjau ulang kebijakan. Begitu juga dengan berbagai kebijakan dan prosedur yang juga harus mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya, mereka yang sakit ‘sedikit’ masih diharapkan kehadirannya, tetapi sekarang kondisi ini tidak mungkin lagi ditolerir. Semua yang sakit ‘sedikit’ dilarang keras untuk masuk kerja, maka kebijakan-kebijakan yang ada pun harus dapat menyesuaikan.

Jam kerja dan lingkungan kerja. Lakukan penataan ulang ruang kerja juga pengaturan jam kerja sehingga setiap karyawan tetap melakukan physical distancing. Pastikan bila pekerja berada di lingkungan kerja maka mereka dapat dengan mudah menjaga kebersihan tangan mereka, serta secara berkala ruangan dan seluruh perlengkapan akan didesinfektan.

Komunikasi dan informasi. Ketika seluruh pekerja mulai kembali ke tempat kerja namun dengan menjaga jarak satu dengan yang lain dan mengurangi tatap muka, maka harus ada cara untuk memastikan semua pekerja dapat memperoleh informasi yang akurat baik mengenai berbagai prosedur dan kebijakan, juga segala perkembangan yang berkaitan dengan pandemic. Hal ini akan menolong para pekerja untuk tidak mudah percaya dengan berita yang simpang siur.

Process

Meninjau ulang proses. Semua proses yang berlangsung dalam sebuah departmen baik itu internal maupun yang berkaitan dengan departmen lain, haruslah ditinjau kembali. Semua proses antar departmen harus mengikuti protokol kesehatan yang ada. Hal yang juga penting diperhatikan adalah bilamana seseorang tidak dapat menjalankan fungsinya, maka telah ada yang akan segera mengambil alih sehingga proses yang ada tetap harus berjalan sebagaimana mestinya. Termasuk juga meninjau ulang deadline dari proses yang berjalan.

Persiapkan teknologi. Penting bagi Anda untuk mempersiapkan teknologi guna menunjang produktifitas dan komunikasi.

Business Continuity Plan. Pastikan BCP Anda juga mengatur infectious disease control.

Untuk dapat membuat masa transisi ini berhasil, maka penting untuk membuat sebuah ukuran dan definisi yang menjadi ukuran kesuksesan. Namun demikian hal ini juga akan sangat dipengaruhi oleh tingkat risiko dari bisnis yang Anda tekuni. Semakin tinggi risiko bisnis Anda, maka semakin banyak penyesuaian yang dapat Anda lakukan.

Leave a Reply

WhatsApp chat