Peran Key Account Manager sebagai Penentu Kesuksesan

By: | Tags: | Comments: 0 | June 21st, 2017

Keberhasilan sebuah perusahaan dalam dunia bisnis yang kompetitif tidak hanya bergantung pada hasil produktivitas yang dicapai tetapi juga bergantung pada kemampuan perusahaan untuk memuaskan keinginan pelanggan. Dalam perusahaan yang memiliki Key Account Management Program, peran seorang key account manager adalah sangat vital dalam menentukan kesuksesan perusahaan tersebut.

Siapakah key accounts sebuah perusahaan?
Mereka adalah sebagian kecil dari konsumen sebuah perusahaan yang memiliki pengaruh yang besar terhadap kelangsungan bisnis perusahaan tersebut. Biasanya mereka adalah 20% dari total pelanggan yang menyumbang 80% dari keuntungan perusahaan, sehingga mereka adalah faktor vital dalam kepentingan strategis perusahaan.

Siapakah key account manager?
Mereka adalah kontak poin yang menghubungkan antara perusahaan penjual dan konsumen, dimana mereka bertugas untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan konsumen.
Mengapa kepribadian itu mampu mempengaruhi kinerja karyawan?
Kepribadian merupakan faktor terbaik yang digunakan dalam memprediksi kinerja karyawan. Variabel ini dapat digunakan untuk memprediksikan kinerja karyawan secara kontekstual meskipun tidak mendukung kinerja karyawan secara teknis (Kierstead, 1998).

Hubungan antara kepribadian dengan kinerja seseorang dipengaruhi oleh keadaan dan kecenderungan individu untuk berperilaku berbeda dan menyimpang dari karakteristik sifat ketika berada diluar lingkungan kerja (Barrick dan Mount, 1993). Hubungan ini juga dipengaruhi oleh keanekaragaman karakter dan faktor lingkungan (Goffin and Rothstein, 1996).

Kepribadian seseorang dapat diukur dengan skala pengukuran kepribadian. Banyaknya skala pengukuran kepribadian yang ada tidak akan menyebabkan kerancuan karena masing-masing kepribadian mempunyai karakteristik tersendiri (Hartati, 1991).

Karakteristik kepribadian ini digunakan untuk menunjukkan efektivitas kepemimpinan, kemampuan membangun suatu kelompok kerja, dan kerjasama dengan perusahaan lain (Hogan et al., 1994). Skala pengukuran kepribadian mampu meningkatkan kesesuaian antara jenis pekerjaan dengan kepribadian seorang tenaga kerja yang didasarkan pada analisis rasional dan pekerjaan yang dilakukan sebelumnya (Raymark et al., 1997).

Seseorang yang berkepribadian memiliki kesadaran dan penerimaan penuh terhadap diri mereka sendiri. Mereka memahami dan menerima kekuatan dan kelemahan mereka serta menyadari potensi mereka sebagai manusia yang memiliki kemampuan (Perls, 1973). Kepribadian dipandang sebagai motif tingkah laku dan sistem tingkah laku. Kepribadian mencakup konsep yang didasarkan pada suatu keadaan, proses dan struktur psikologis yang menyebabkan suatu tingkah laku menjadi berarti (Bischoff, 1970).

Peningkatan produktivitas hanya dapat ditingkatkan dengan cara partisipasi positif, kedisiplinan, dan efektivitas kerja karyawan. Disiplin yang baik mencerminkan rasa tanggung jawab seseorang terhadap tugas-tugas yang diberikan. Kedisiplinan diartikan jika karyawan selalu datang tepat waktu, mengerjakan semua pekerjaan dengan baik, dan mematuhi semua peraturan perusahaan (Herzberg, et al, 1957). Pengukuran kepribadian dan kinerja karyawan akan dapat terlaksana dengan baik tidak terlepas dari kejujuran karyawan yang ditunjukkan dengan pelaporan diri oleh karyawan. Kejujuran dari pelaporan diri karyawan merupakan dasar dari pengukuran kepribadian dan kinerja karyawan dalam suatu perusahaan (Ashton, 1998).

Keterlibatan kerja menunjukkan seberapa jauh seseorang mampu mengidentifikasi diri secara psikologis terhadap pekerjaan dan manfaat kerja. Seseorang yang terlibat dalam pekerjaan dipengaruhi oleh karakteristik personal, karakteristik situasional, dan hasil kerja. Karakteristik personal meliputi umur, pendidikan jenis kelamin dan lama kerja. Karakteristik situasional meliputi karakteristik pekerjaan dan organisasi, sedangkan hasil kerja menjelaskan tentang kepuasan kerja yang diperoleh selama bekerja (Hartati, 1991).

Mengapa memahami konsumen juga penting bagi perusahaan?
Berikut adalah beberapa alasan mengapa memahami konsumen menjadi sangat penting untuk sebuah perusahaan :
– Adanya persaingan yang ketat dengan kompetitor lainnya.
– Konsumen bebas memilih produk dan merk yang ingin mereka beli
– Keputusan berada ditangan konsumen untuk membeli atau tidak
– Konsumen akan menggunakan berbagai kriteria dalam memilih produk dan merk tertentu yang akan mereka beli

Untuk memahami dan memuaskan konsumen maka perusahaan menugaskan key account tersebut untuk berhubungan langsung dengan konsumen dan menjalin hubungan yang lebih erat. Tidak dapat dipungkiri, kinerja organisasi sangat bergantung pada kinerja individu dalam hal ini key account yang berada di dalamnya. Seluruh pekerjaan dalam sebuah perusahaan, karyawan berperan penting dalam menentukan keberhasilannya. Maka dari itu, segala upaya untuk meningkatkan produktivitas perusahaan harus dimulai dengan perbaikan produktivitas karyawan.

Dalam upaya untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan, seorang key account manager tidak hanya harus memahami kepribadian pelanggannya, tetapi terlebih dahulu memahami kepribadiannya sendiri. Seperti yang kita ketahui bahwa setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda, dan kepribadian tersebut adalah sesuatu yang kompleks. Akan tetapi ketika seorang key account manager memiliki kesadaran penuh terhadap diri mereka sendiri, memahami dan menerima kekuatan dan kelemahan mereka serta menyadari potensi mereka sebagai manusia yang memiliki kemampuan , maka hal ini sangat menentukan kesuksesan suatu perusahaan.

Endah Caratri

Managing Partner | Financial, Accounting & Tax Services

 

Leave a Reply

Web Development Company India | Latest Sarkari Results | Wp Plugin Nulled | Simple Wordpress Plugin Nulled | Wp Themes Nulled | Best Wp Themes Nulled | Cool Wordpress Themes Nulled | Wordpress Themes Nulled Best | Popular Wordpress Themes Nulled | Great Wordpress Themes Nulled | Top Wp Themes Nulled | Best Premium Themes Nulled | Architects In Chennai